Excel adalah salah satu skill yang paling banyak diminta di dunia kerja — dari akuntan, HRD, data analyst, sampai developer pun sering berhadapan dengannya. Kabar baiknya: rumus Excel tidak serumit yang kamu bayangkan.
Di artikel ini kita akan bahas rumus-rumus paling penting dari yang paling dasar, lengkap dengan contoh data nyata supaya langsung ngerti cara pakainya.
=RUMUS(argumen). Kamu cukup ketik persis seperti itu di cell Excel, lalu tekan Enter.
Dasar yang Wajib Tahu Dulu
Referensi Cell
Sebelum masuk ke rumus, pahami dulu cara menyebut posisi cell:
- A1 — kolom A, baris 1 (relatif — ikut bergeser saat di-copy)
- $A$1 — absolut — tidak bergeser saat di-copy (tekan F4 untuk toggle)
- $A1 — kolom dikunci, baris bebas
- A$1 — baris dikunci, kolom bebas
- A1:A10 — range dari A1 sampai A10
Cara Menulis Rumus
- Klik cell yang ingin diisi
- Ketik tanda
=(wajib, tanda bahwa ini rumus) - Ketik nama rumus dan argumennya
- Tekan Enter
1. Rumus Matematika Dasar
Ini adalah rumus yang paling sering kamu temui setiap hari.
SUM — Menjumlahkan
Bayangkan kamu punya data penjualan di kolom B2 sampai B10:
=SUM(B2:B10) → jumlah semua nilai dari B2 ke B10
=SUM(B2:B10, D2:D10) → jumlah dua range sekaligus
=SUM(B2, B5, B9) → jumlah cell tertentu saja
AVERAGE — Rata-rata
=AVERAGE(B2:B10) → rata-rata nilai
=AVERAGEA(B2:B10) → rata-rata termasuk teks (teks dihitung 0)
MIN dan MAX — Nilai Terkecil dan Terbesar
=MIN(B2:B10) → nilai terkecil dalam range
=MAX(B2:B10) → nilai terbesar dalam range
=SMALL(B2:B10, 2) → nilai terkecil ke-2
=LARGE(B2:B10, 2) → nilai terbesar ke-2
COUNT, COUNTA, COUNTBLANK
=COUNT(B2:B10) → hitung cell yang berisi ANGKA
=COUNTA(B2:B10) → hitung cell yang TIDAK KOSONG (angka + teks)
=COUNTBLANK(B2:B10) → hitung cell yang KOSONG
ROUND — Pembulatan
=ROUND(3.14159, 2) → 3.14 (2 angka desimal)
=ROUND(1234.5, -2) → 1200 (pembulatan ke ratusan)
=ROUNDUP(3.1, 0) → 4 (selalu ke atas)
=ROUNDDOWN(3.9, 0) → 3 (selalu ke bawah)
=INT(3.9) → 3 (buang desimal)
2. Rumus Kondisi (IF)
IF adalah rumus paling powerful yang wajib kamu kuasai. Fungsinya: "Jika kondisi ini benar, lakukan ini; kalau salah, lakukan itu."
IF Dasar
Contoh: kamu ingin menandai siswa yang lulus (nilai ≥ 75):
=IF(B2>=75, "Lulus", "Tidak Lulus")
→ Jika nilai di B2 lebih dari atau sama dengan 75: tampilkan "Lulus"
→ Jika tidak: tampilkan "Tidak Lulus"
IF Bertingkat (Nested IF)
Untuk kondisi lebih dari 2 kemungkinan:
=IF(B2>=90, "A", IF(B2>=80, "B", IF(B2>=70, "C", IF(B2>=60, "D", "E"))))
→ ≥90 = A, ≥80 = B, ≥70 = C, ≥60 = D, sisanya = E
💡 Mulai Excel 2019, ada IFS yang lebih rapi:
=IFS(B2>=90,"A", B2>=80,"B", B2>=70,"C", B2>=60,"D", TRUE,"E")
→ TRUE di akhir = "default" jika semua kondisi di atas tidak terpenuhi
AND dan OR di dalam IF
=IF(AND(B2>=75, C2="Hadir"), "Lulus", "Tidak Lulus")
→ Lulus HANYA JIKA nilai ≥75 DAN hadir
=IF(OR(B2>=90, C2="Juara"), "Bonus", "Biasa")
→ Dapat bonus JIKA nilai ≥90 ATAU menjadi juara
IFERROR — Tangkap Error
Rumus yang sangat berguna untuk menyembunyikan error seperti #DIV/0! atau #N/A:
=IFERROR(A2/B2, 0)
→ Hitung A2/B2; jika error (misal B2=0), tampilkan 0
=IFERROR(VLOOKUP(A2, D:E, 2, 0), "Tidak Ditemukan")
→ Jika VLOOKUP gagal, tampilkan "Tidak Ditemukan"
3. Rumus Pencarian (Lookup)
Rumus ini dipakai untuk mencari data di tabel lain — misalnya mencari harga barang berdasarkan kode produk.
VLOOKUP — Cari Data Secara Vertikal
Format: =VLOOKUP(nilai_dicari, tabel, nomor_kolom, [exact/approx])
Contoh: kamu punya tabel produk di D2:F100 (D=Kode, E=Nama, F=Harga). Di kolom A ada kode produk yang ingin dicari harganya:
=VLOOKUP(A2, $D$2:$F$100, 3, 0)
→ Cari nilai A2 di kolom pertama range D2:F100
→ Ambil nilai dari kolom ke-3 (kolom F = Harga)
→ 0 artinya cari yang PERSIS SAMA (exact match) — hampir selalu pakai 0!
INDEX/MATCH — Lebih Fleksibel dari VLOOKUP
Ini kombinasi dua rumus yang jauh lebih powerful:
=INDEX(range_hasil, MATCH(nilai_dicari, range_pencarian, 0))
Contoh:
=INDEX(F2:F100, MATCH(A2, D2:D100, 0))
→ MATCH cari posisi baris A2 di kolom D
→ INDEX ambil nilai dari kolom F di baris yang ditemukan
Keunggulan INDEX/MATCH: bisa cari ke kiri, ke kanan, bahkan bisa cari berdasarkan 2 kriteria sekaligus.
XLOOKUP — Cara Terbaru (Excel 365/2021)
XLOOKUP adalah pengganti modern VLOOKUP yang lebih simpel:
=XLOOKUP(A2, D2:D100, F2:F100, "Tidak Ditemukan")
→ Cari A2 di D2:D100
→ Kembalikan nilai dari F2:F100
→ Jika tidak ketemu, tampilkan "Tidak Ditemukan"
4. Rumus Kondisional (SUMIF, COUNTIF, AVERAGEIF)
Rumus-rumus ini menggabungkan fungsi matematika dengan kondisi — misalnya "jumlahkan penjualan hanya dari cabang Jakarta".
COUNTIF — Hitung dengan Syarat
=COUNTIF(B2:B100, "Jakarta")
→ Hitung berapa cell di B2:B100 yang isinya "Jakarta"
=COUNTIF(C2:C100, ">=75")
→ Hitung berapa nilai yang ≥75
=COUNTIF(D2:D100, "<>"&"")
→ Hitung cell yang tidak kosong (cara lain dari COUNTA)
SUMIF — Jumlahkan dengan Syarat
=SUMIF(range_kondisi, kriteria, range_yang_dijumlah)
Contoh: jumlahkan penjualan (kolom C) hanya dari cabang Jakarta (kolom B):
=SUMIF(B2:B100, "Jakarta", C2:C100)
Dengan wildcard:
=SUMIF(B2:B100, "Ja*", C2:C100)
→ jumlahkan semua yang dimulai "Ja" (Jakarta, Jawa, dll)
SUMIFS — Jumlahkan dengan BANYAK Syarat
=SUMIFS(range_jumlah, range_kriteria1, kriteria1, range_kriteria2, kriteria2)
Contoh: penjualan dari Jakarta DAN bulan Januari:
=SUMIFS(C2:C100, B2:B100, "Jakarta", D2:D100, "Januari")
AVERAGEIF / AVERAGEIFS
=AVERAGEIF(B2:B100, "Jakarta", C2:C100)
→ Rata-rata penjualan cabang Jakarta saja
5. Rumus Teks
Menggabungkan Teks
=CONCAT(A2, " ", B2)
→ Gabungkan nama depan (A2) + spasi + nama belakang (B2)
=A2 & " " & B2
→ Cara lain yang lebih singkat dengan operator &
=TEXTJOIN(", ", TRUE, A2:A10)
→ Gabungkan range dengan pemisah ", " (TRUE = abaikan kosong)
Mengambil Sebagian Teks
=LEFT(A2, 3) → 3 karakter dari KIRI
=RIGHT(A2, 4) → 4 karakter dari KANAN
=MID(A2, 3, 5) → 5 karakter mulai dari posisi 3
Contoh praktis — ekstrak kode area dari nomor telepon "021-5551234":
=LEFT(A2, 3) → "021"
=MID(A2, 5, 7) → "5551234"
Ubah Kapitalisasi
=UPPER(A2) → HURUF BESAR SEMUA
=LOWER(A2) → huruf kecil semua
=PROPER(A2) → Huruf Besar Di Setiap Kata
Membersihkan Teks
=TRIM(A2) → hapus spasi berlebih di awal, tengah, dan akhir
=CLEAN(A2) → hapus karakter tersembunyi (sering muncul dari copy-paste)
=LEN(A2) → hitung jumlah karakter
=SUBSTITUTE(A2, "lama", "baru") → ganti teks tertentu
6. Rumus Tanggal dan Waktu
Tanggal Hari Ini
=TODAY() → tanggal hari ini (berubah otomatis setiap hari)
=NOW() → tanggal + jam sekarang
Ekstrak Komponen Tanggal
=YEAR(A2) → tahun dari tanggal di A2
=MONTH(A2) → bulan (1-12)
=DAY(A2) → tanggal dalam bulan (1-31)
=WEEKDAY(A2, 2) → hari dalam seminggu (2 = Senin=1, Minggu=7)
Menghitung Selisih Tanggal
=DATEDIF(A2, B2, "D") → selisih dalam HARI
=DATEDIF(A2, B2, "M") → selisih dalam BULAN
=DATEDIF(A2, B2, "Y") → selisih dalam TAHUN
Contoh — hitung umur seseorang:
=DATEDIF(B2, TODAY(), "Y") & " tahun " & DATEDIF(B2, TODAY(), "YM") & " bulan"
=NETWORKDAYS(A2, B2) → hitung hari kerja (tanpa Sabtu-Minggu)
=WORKDAY(A2, 10) → tanggal 10 hari kerja setelah A2
Format Tanggal ke Teks
=TEXT(A2, "DD MMMM YYYY") → "17 September 2026"
=TEXT(A2, "DDDD") → "Rabu"
=TEXT(A2, "MM/DD/YYYY") → "09/17/2026"
7. Rumus yang Sering Dipakai di Kantor
Membuat Nomor Urut Otomatis
=ROW()-1
→ Jika di baris 2, hasilnya 1. Baris 3 = 2, dst.
→ Otomatis berurut jika baris ditambah/dihapus
RANK — Peringkat
=RANK(B2, $B$2:$B$100, 0)
→ Peringkat nilai B2 dalam range B2:B100
→ 0 = peringkat dari terbesar (1=terbesar)
→ 1 = peringkat dari terkecil (1=terkecil)
Tabel Pivot dengan UNIQUE + SORT (Excel 365)
=UNIQUE(B2:B100) → daftar nilai unik (tanpa duplikat)
=SORT(A2:A20, 1, 1) → urutkan range, kolom 1, ascending
Conditional Formatting dengan Rumus
Pilih range → Home → Conditional Formatting → New Rule → "Use a formula". Contoh rumus untuk highlight baris jika nilai < 75:
=$C2<75
→ Pastikan kolom dikunci ($C) tapi baris tidak, supaya berlaku untuk seluruh baris
8. Tips Produktivitas Excel
Shortcut Keyboard yang Wajib Dihapal
| Shortcut | Fungsi |
|---|---|
| Ctrl + C / V / X | Copy, Paste, Cut |
| Ctrl + Z / Y | Undo, Redo |
| Ctrl + S | Simpan file |
| Ctrl + Home / End | Ke cell pertama / terakhir berisi data |
| Ctrl + Shift + L | Toggle AutoFilter |
| Ctrl + T | Buat Table (sangat berguna!) |
| Alt + = | AutoSum (langsung =SUM) |
| F4 | Toggle referensi absolut ($) |
| Ctrl + D | Copy cell di atasnya ke bawah |
| Ctrl + ; | Masukkan tanggal hari ini (statis) |
Gunakan Table (Ctrl+T) untuk Data Dinamis
Salah satu fitur Excel yang sering diabaikan pemula adalah Table. Saat kamu ubah range menjadi Table:
- Rumus otomatis melebar saat data ditambah
- Referensi pakai nama kolom (lebih mudah dibaca):
=[@Harga]*[@Qty] - Filter dan sort sudah built-in
- VLOOKUP/SUMIF tidak perlu di-update range-nya secara manual
Named Range — Beri Nama pada Range
Daripada menulis $D$2:$D$100, beri nama range-nya:
- Seleksi range D2:D100
- Klik Name Box (kotak di kiri atas yang biasanya tuliskan "D2")
- Ketik nama, misal:
DataPenjualan - Enter
Sekarang rumus jadi lebih mudah dibaca:
=SUM(DataPenjualan) ← lebih jelas dari =SUM($D$2:$D$100)
=VLOOKUP(A2, TabelProduk, 3, 0)
Contoh Kasus Nyata — Laporan Penjualan
Bayangkan kamu punya sheet dengan kolom: A=Tanggal, B=Nama Sales, C=Cabang, D=Produk, E=Qty, F=Harga Satuan. Kamu ingin membuat ringkasan di sheet terpisah.
Kolom G: Total per transaksi
=E2*F2
Total penjualan semua:
=SUM(G:G)
Total penjualan cabang Jakarta saja:
=SUMIF(C:C, "Jakarta", G:G)
Rata-rata penjualan per transaksi cabang Jakarta:
=AVERAGEIF(C:C, "Jakarta", G:G)
Berapa transaksi dari cabang Jakarta?
=COUNTIF(C:C, "Jakarta")
Sales dengan penjualan tertinggi:
=INDEX(B:B, MATCH(MAX(G:G), G:G, 0))
Penjualan bulan ini saja:
=SUMPRODUCT((MONTH(A2:A1000)=MONTH(TODAY()))*(YEAR(A2:A1000)=YEAR(TODAY()))*G2:G1000)
🎯 Ringkasan — Rumus yang Paling Sering Dipakai
- SUM — penjumlahan
- IF — kondisi
- VLOOKUP / INDEX+MATCH — pencarian data
- SUMIF / SUMIFS — jumlah bersyarat
- COUNTIF — hitung bersyarat
- IFERROR — tangkap error
- TEXT — format teks/tanggal
- TRIM — bersihkan teks
- TODAY() — tanggal hari ini
- ROUND — pembulatan
Capek Rekap Data Kandidat di Excel Satu per Satu?
Tim HRD biasanya pakai VLOOKUP dan COUNTIF untuk melacak ratusan CV — padahal ada cara yang jauh lebih cepat. TalentFlow screening CV otomatis dengan AI: upload ratusan CV, dapatkan ranking kandidat terbaik dalam hitungan menit.
- Scoring kandidat 0–100 otomatis berbasis job description
- Pipeline rekrutmen multi-stage (screening → interview → offer)
- Offering letter digital langsung dari platform
- Gratis 100 credit untuk mulai
Komentar 0