Excel adalah salah satu skill yang paling banyak diminta di dunia kerja — dari akuntan, HRD, data analyst, sampai developer pun sering berhadapan dengannya. Kabar baiknya: rumus Excel tidak serumit yang kamu bayangkan.

Di artikel ini kita akan bahas rumus-rumus paling penting dari yang paling dasar, lengkap dengan contoh data nyata supaya langsung ngerti cara pakainya.

💡 Cara membaca rumus di artikel ini: Setiap rumus ditulis dalam format =RUMUS(argumen). Kamu cukup ketik persis seperti itu di cell Excel, lalu tekan Enter.

Dasar yang Wajib Tahu Dulu

Referensi Cell

Sebelum masuk ke rumus, pahami dulu cara menyebut posisi cell:

Cara Menulis Rumus

  1. Klik cell yang ingin diisi
  2. Ketik tanda = (wajib, tanda bahwa ini rumus)
  3. Ketik nama rumus dan argumennya
  4. Tekan Enter

1. Rumus Matematika Dasar

Ini adalah rumus yang paling sering kamu temui setiap hari.

SUM — Menjumlahkan

Bayangkan kamu punya data penjualan di kolom B2 sampai B10:

=SUM(B2:B10)          → jumlah semua nilai dari B2 ke B10
=SUM(B2:B10, D2:D10)  → jumlah dua range sekaligus
=SUM(B2, B5, B9)      → jumlah cell tertentu saja

AVERAGE — Rata-rata

=AVERAGE(B2:B10)      → rata-rata nilai
=AVERAGEA(B2:B10)     → rata-rata termasuk teks (teks dihitung 0)

MIN dan MAX — Nilai Terkecil dan Terbesar

=MIN(B2:B10)   → nilai terkecil dalam range
=MAX(B2:B10)   → nilai terbesar dalam range
=SMALL(B2:B10, 2)  → nilai terkecil ke-2
=LARGE(B2:B10, 2)  → nilai terbesar ke-2

COUNT, COUNTA, COUNTBLANK

=COUNT(B2:B10)       → hitung cell yang berisi ANGKA
=COUNTA(B2:B10)      → hitung cell yang TIDAK KOSONG (angka + teks)
=COUNTBLANK(B2:B10)  → hitung cell yang KOSONG

ROUND — Pembulatan

=ROUND(3.14159, 2)    → 3.14  (2 angka desimal)
=ROUND(1234.5, -2)    → 1200  (pembulatan ke ratusan)
=ROUNDUP(3.1, 0)      → 4     (selalu ke atas)
=ROUNDDOWN(3.9, 0)    → 3     (selalu ke bawah)
=INT(3.9)             → 3     (buang desimal)

2. Rumus Kondisi (IF)

IF adalah rumus paling powerful yang wajib kamu kuasai. Fungsinya: "Jika kondisi ini benar, lakukan ini; kalau salah, lakukan itu."

IF Dasar

Contoh: kamu ingin menandai siswa yang lulus (nilai ≥ 75):

=IF(B2>=75, "Lulus", "Tidak Lulus")

→ Jika nilai di B2 lebih dari atau sama dengan 75: tampilkan "Lulus"
→ Jika tidak: tampilkan "Tidak Lulus"

IF Bertingkat (Nested IF)

Untuk kondisi lebih dari 2 kemungkinan:

=IF(B2>=90, "A", IF(B2>=80, "B", IF(B2>=70, "C", IF(B2>=60, "D", "E"))))

→ ≥90 = A, ≥80 = B, ≥70 = C, ≥60 = D, sisanya = E

💡 Mulai Excel 2019, ada IFS yang lebih rapi:

=IFS(B2>=90,"A", B2>=80,"B", B2>=70,"C", B2>=60,"D", TRUE,"E")

→ TRUE di akhir = "default" jika semua kondisi di atas tidak terpenuhi

AND dan OR di dalam IF

=IF(AND(B2>=75, C2="Hadir"), "Lulus", "Tidak Lulus")
→ Lulus HANYA JIKA nilai ≥75 DAN hadir

=IF(OR(B2>=90, C2="Juara"), "Bonus", "Biasa")
→ Dapat bonus JIKA nilai ≥90 ATAU menjadi juara

IFERROR — Tangkap Error

Rumus yang sangat berguna untuk menyembunyikan error seperti #DIV/0! atau #N/A:

=IFERROR(A2/B2, 0)
→ Hitung A2/B2; jika error (misal B2=0), tampilkan 0

=IFERROR(VLOOKUP(A2, D:E, 2, 0), "Tidak Ditemukan")
→ Jika VLOOKUP gagal, tampilkan "Tidak Ditemukan"

3. Rumus Pencarian (Lookup)

Rumus ini dipakai untuk mencari data di tabel lain — misalnya mencari harga barang berdasarkan kode produk.

VLOOKUP — Cari Data Secara Vertikal

Format: =VLOOKUP(nilai_dicari, tabel, nomor_kolom, [exact/approx])

Contoh: kamu punya tabel produk di D2:F100 (D=Kode, E=Nama, F=Harga). Di kolom A ada kode produk yang ingin dicari harganya:

=VLOOKUP(A2, $D$2:$F$100, 3, 0)

→ Cari nilai A2 di kolom pertama range D2:F100
→ Ambil nilai dari kolom ke-3 (kolom F = Harga)
→ 0 artinya cari yang PERSIS SAMA (exact match) — hampir selalu pakai 0!
⚠️ Kelemahan VLOOKUP: Hanya bisa mencari dari kiri ke kanan. Jika kolom yang dicari ada di sebelah kiri kolom hasil, VLOOKUP tidak bisa. Gunakan INDEX/MATCH untuk kasus ini.

INDEX/MATCH — Lebih Fleksibel dari VLOOKUP

Ini kombinasi dua rumus yang jauh lebih powerful:

=INDEX(range_hasil, MATCH(nilai_dicari, range_pencarian, 0))

Contoh:
=INDEX(F2:F100, MATCH(A2, D2:D100, 0))

→ MATCH cari posisi baris A2 di kolom D
→ INDEX ambil nilai dari kolom F di baris yang ditemukan

Keunggulan INDEX/MATCH: bisa cari ke kiri, ke kanan, bahkan bisa cari berdasarkan 2 kriteria sekaligus.

XLOOKUP — Cara Terbaru (Excel 365/2021)

XLOOKUP adalah pengganti modern VLOOKUP yang lebih simpel:

=XLOOKUP(A2, D2:D100, F2:F100, "Tidak Ditemukan")

→ Cari A2 di D2:D100
→ Kembalikan nilai dari F2:F100
→ Jika tidak ketemu, tampilkan "Tidak Ditemukan"

4. Rumus Kondisional (SUMIF, COUNTIF, AVERAGEIF)

Rumus-rumus ini menggabungkan fungsi matematika dengan kondisi — misalnya "jumlahkan penjualan hanya dari cabang Jakarta".

COUNTIF — Hitung dengan Syarat

=COUNTIF(B2:B100, "Jakarta")
→ Hitung berapa cell di B2:B100 yang isinya "Jakarta"

=COUNTIF(C2:C100, ">=75")
→ Hitung berapa nilai yang ≥75

=COUNTIF(D2:D100, "<>"&"")
→ Hitung cell yang tidak kosong (cara lain dari COUNTA)

SUMIF — Jumlahkan dengan Syarat

=SUMIF(range_kondisi, kriteria, range_yang_dijumlah)

Contoh: jumlahkan penjualan (kolom C) hanya dari cabang Jakarta (kolom B):
=SUMIF(B2:B100, "Jakarta", C2:C100)

Dengan wildcard:
=SUMIF(B2:B100, "Ja*", C2:C100)
→ jumlahkan semua yang dimulai "Ja" (Jakarta, Jawa, dll)

SUMIFS — Jumlahkan dengan BANYAK Syarat

=SUMIFS(range_jumlah, range_kriteria1, kriteria1, range_kriteria2, kriteria2)

Contoh: penjualan dari Jakarta DAN bulan Januari:
=SUMIFS(C2:C100, B2:B100, "Jakarta", D2:D100, "Januari")

AVERAGEIF / AVERAGEIFS

=AVERAGEIF(B2:B100, "Jakarta", C2:C100)
→ Rata-rata penjualan cabang Jakarta saja

5. Rumus Teks

Menggabungkan Teks

=CONCAT(A2, " ", B2)
→ Gabungkan nama depan (A2) + spasi + nama belakang (B2)

=A2 & " " & B2
→ Cara lain yang lebih singkat dengan operator &

=TEXTJOIN(", ", TRUE, A2:A10)
→ Gabungkan range dengan pemisah ", " (TRUE = abaikan kosong)

Mengambil Sebagian Teks

=LEFT(A2, 3)        → 3 karakter dari KIRI
=RIGHT(A2, 4)       → 4 karakter dari KANAN
=MID(A2, 3, 5)      → 5 karakter mulai dari posisi 3

Contoh praktis — ekstrak kode area dari nomor telepon "021-5551234":
=LEFT(A2, 3)        → "021"
=MID(A2, 5, 7)      → "5551234"

Ubah Kapitalisasi

=UPPER(A2)    → HURUF BESAR SEMUA
=LOWER(A2)    → huruf kecil semua
=PROPER(A2)   → Huruf Besar Di Setiap Kata

Membersihkan Teks

=TRIM(A2)       → hapus spasi berlebih di awal, tengah, dan akhir
=CLEAN(A2)      → hapus karakter tersembunyi (sering muncul dari copy-paste)
=LEN(A2)        → hitung jumlah karakter
=SUBSTITUTE(A2, "lama", "baru")  → ganti teks tertentu

6. Rumus Tanggal dan Waktu

Tanggal Hari Ini

=TODAY()     → tanggal hari ini (berubah otomatis setiap hari)
=NOW()       → tanggal + jam sekarang

Ekstrak Komponen Tanggal

=YEAR(A2)    → tahun dari tanggal di A2
=MONTH(A2)   → bulan (1-12)
=DAY(A2)     → tanggal dalam bulan (1-31)
=WEEKDAY(A2, 2)  → hari dalam seminggu (2 = Senin=1, Minggu=7)

Menghitung Selisih Tanggal

=DATEDIF(A2, B2, "D")   → selisih dalam HARI
=DATEDIF(A2, B2, "M")   → selisih dalam BULAN
=DATEDIF(A2, B2, "Y")   → selisih dalam TAHUN

Contoh — hitung umur seseorang:
=DATEDIF(B2, TODAY(), "Y") & " tahun " & DATEDIF(B2, TODAY(), "YM") & " bulan"

=NETWORKDAYS(A2, B2)     → hitung hari kerja (tanpa Sabtu-Minggu)
=WORKDAY(A2, 10)         → tanggal 10 hari kerja setelah A2

Format Tanggal ke Teks

=TEXT(A2, "DD MMMM YYYY")     → "17 September 2026"
=TEXT(A2, "DDDD")             → "Rabu"
=TEXT(A2, "MM/DD/YYYY")       → "09/17/2026"

7. Rumus yang Sering Dipakai di Kantor

Membuat Nomor Urut Otomatis

=ROW()-1
→ Jika di baris 2, hasilnya 1. Baris 3 = 2, dst.
→ Otomatis berurut jika baris ditambah/dihapus

RANK — Peringkat

=RANK(B2, $B$2:$B$100, 0)
→ Peringkat nilai B2 dalam range B2:B100
→ 0 = peringkat dari terbesar (1=terbesar)
→ 1 = peringkat dari terkecil (1=terkecil)

Tabel Pivot dengan UNIQUE + SORT (Excel 365)

=UNIQUE(B2:B100)     → daftar nilai unik (tanpa duplikat)
=SORT(A2:A20, 1, 1)  → urutkan range, kolom 1, ascending

Conditional Formatting dengan Rumus

Pilih range → Home → Conditional Formatting → New Rule → "Use a formula". Contoh rumus untuk highlight baris jika nilai < 75:

=$C2<75
→ Pastikan kolom dikunci ($C) tapi baris tidak, supaya berlaku untuk seluruh baris

8. Tips Produktivitas Excel

Shortcut Keyboard yang Wajib Dihapal

Shortcut Fungsi
Ctrl + C / V / XCopy, Paste, Cut
Ctrl + Z / YUndo, Redo
Ctrl + SSimpan file
Ctrl + Home / EndKe cell pertama / terakhir berisi data
Ctrl + Shift + LToggle AutoFilter
Ctrl + TBuat Table (sangat berguna!)
Alt + =AutoSum (langsung =SUM)
F4Toggle referensi absolut ($)
Ctrl + DCopy cell di atasnya ke bawah
Ctrl + ;Masukkan tanggal hari ini (statis)

Gunakan Table (Ctrl+T) untuk Data Dinamis

Salah satu fitur Excel yang sering diabaikan pemula adalah Table. Saat kamu ubah range menjadi Table:

Named Range — Beri Nama pada Range

Daripada menulis $D$2:$D$100, beri nama range-nya:

  1. Seleksi range D2:D100
  2. Klik Name Box (kotak di kiri atas yang biasanya tuliskan "D2")
  3. Ketik nama, misal: DataPenjualan
  4. Enter

Sekarang rumus jadi lebih mudah dibaca:

=SUM(DataPenjualan)          ← lebih jelas dari =SUM($D$2:$D$100)
=VLOOKUP(A2, TabelProduk, 3, 0)

Contoh Kasus Nyata — Laporan Penjualan

Bayangkan kamu punya sheet dengan kolom: A=Tanggal, B=Nama Sales, C=Cabang, D=Produk, E=Qty, F=Harga Satuan. Kamu ingin membuat ringkasan di sheet terpisah.

Kolom G: Total per transaksi
=E2*F2

Total penjualan semua:
=SUM(G:G)

Total penjualan cabang Jakarta saja:
=SUMIF(C:C, "Jakarta", G:G)

Rata-rata penjualan per transaksi cabang Jakarta:
=AVERAGEIF(C:C, "Jakarta", G:G)

Berapa transaksi dari cabang Jakarta?
=COUNTIF(C:C, "Jakarta")

Sales dengan penjualan tertinggi:
=INDEX(B:B, MATCH(MAX(G:G), G:G, 0))

Penjualan bulan ini saja:
=SUMPRODUCT((MONTH(A2:A1000)=MONTH(TODAY()))*(YEAR(A2:A1000)=YEAR(TODAY()))*G2:G1000)

🎯 Ringkasan — Rumus yang Paling Sering Dipakai

  • SUM — penjumlahan
  • IF — kondisi
  • VLOOKUP / INDEX+MATCH — pencarian data
  • SUMIF / SUMIFS — jumlah bersyarat
  • COUNTIF — hitung bersyarat
  • IFERROR — tangkap error
  • TEXT — format teks/tanggal
  • TRIM — bersihkan teks
  • TODAY() — tanggal hari ini
  • ROUND — pembulatan
SPONSORED TalentFlow

Capek Rekap Data Kandidat di Excel Satu per Satu?

Tim HRD biasanya pakai VLOOKUP dan COUNTIF untuk melacak ratusan CV — padahal ada cara yang jauh lebih cepat. TalentFlow screening CV otomatis dengan AI: upload ratusan CV, dapatkan ranking kandidat terbaik dalam hitungan menit.

  • Scoring kandidat 0–100 otomatis berbasis job description
  • Pipeline rekrutmen multi-stage (screening → interview → offer)
  • Offering letter digital langsung dari platform
  • Gratis 100 credit untuk mulai
Coba Gratis Sekarang →
100+
CV diproses per menit
0–100
Skor kandidat otomatis
Gratis
100 credit pertama