Kamu sudah mengirim CV ke 50 perusahaan tapi tidak satu pun yang merespons? Kemungkinan besar CV-mu tidak lolos ATS (Applicant Tracking System), sistem otomatis yang menyaring ribuan lamaran sebelum ada manusia yang membacanya.
Apa Itu ATS?
ATS adalah perangkat lunak yang digunakan HRD untuk menyortir CV secara otomatis. ATS akan mencari kata kunci tertentu sesuai deskripsi pekerjaan. Jika CV-mu tidak mengandung kata kunci tersebut, CV-mu langsung tersisih.
Format CV yang Ramah ATS
1. Gunakan Format yang Sederhana
Hindari CV dengan desain terlalu kreatif, banyak tabel, kolom, atau grafik. Gunakan format satu kolom, font standar seperti Arial atau Calibri, dan simpan dalam format PDF atau DOCX.
2. Masukkan Kata Kunci dari Job Description
Baca baik-baik deskripsi pekerjaan yang kamu lamar. Catat semua skill dan teknologi yang disebutkan, lalu pastikan kata-kata tersebut muncul di CV-mu.
3. Gunakan Section Standar
Gunakan judul section yang umum: Work Experience, Education, Skills, dan Projects. Hindari nama kreatif yang tidak dikenali ATS.
4. Tulis Pengalaman dengan Format Bullet Point
Format: tindakan + teknologi + hasil terukur. Contoh: "Membangun REST API menggunakan Golang yang mengurangi response time sebesar 40%."
Tips untuk Fresh Graduate IT
Jika belum punya pengalaman kerja, isi bagian pengalaman dengan project bootcamp, kontribusi open source di GitHub, freelance, atau magang.
Satu portfolio project yang bagus jauh lebih berharga dari CV yang panjang tanpa bukti nyata. Di DebugGo, setiap peserta membangun minimal 3 project nyata untuk portfolio.
Komentar 0